10 Alasan Mengapa Kamu Susah Dapat Jodoh

Saya jawab berdasarkan observasi lingkungan sekitar dan katanya teman-teman.

  1. Dia pemilih sekali. Saya paham dia cantik dan mandiri. Tapi standar cowoknya tinggi banget. Tetap saja nggak sepadan kalau dibandingkan sama kualitas dirinya yang dia tawarkan. Akhirnya ya sudah, dia dating tapi ujung-ujungnya antara dia yang ninggalin atau dia ditinggalin karena cowoknya mau serius, tapi dia merasa kurang. Lagian dia juga negatif banget, masa ada cowok baik ngedeketin dibilang kayak babi. Jahat banget 🙁
  2. Dia cuek. Cantik dan berkualitas tapi kalau cuek dan nyuekin semua cowok yang menghubungi dia, ujung-ujungnya gak akan dapat juga. Ini dia emang lagi malas nyari jodoh, jadi “susah” dapat jodoh.
  3. Jelek dan gak gaul. Mohon maaf, wkwk. Jelek di sini artinya fitur tubuh yang dia miliki tidak masuk ke dalam beberapa standar kecantikan. Dianya juga tidak berminat untuk memperbaiki fitur tersebut, misalnya dengan makeup atau memilih model baju yang tepat. Sudah standar fisik tidak masuk, temannya dikit pula. Jadi exposure dirinya ke cowok yang mungkin akan tertarik sama dia bukan karena fisik tapi karena personality jadi tidak ada. Akibatnya jombs dah.
  4. Gaul tapi salah gaul. Teman cowoknya banyak, tapi semua teman cowoknya terlalu nyaman sama dia dan nggak ada yang nganggep dia “wanita”. Nganggepnya dia “bromance”. Atau mendambakan punya pacar kaya, tapi bergaulnya sama orang missqueen, akibatnya kalau ada yang ngedeketin ya ga tertarik lah dianya.
  5. Agamanya jarang. Sabar ya para penganut agama yang populasinya sedikit di daerahmu. Udah agama jarang, giliran ketemu yang sepaham, eh……. gak cocok sama personality-nya.
  6. Pemalu. Gimana bisa dapat pasangan hidup kalau tidak membuka diri?
  7. Gengsi. Pengen punya pasangan hidup tapi ekpektasinya kayak di drama Korea. Maunya dikejar-kejar, maunya diperlakukan sebagai ratu dari hari pertama kenalan, maunya dimanjain dan disurprisein terus. Padahal di kehidupan nyata nggak gitu. Atau pengen punya pacar tapi malu ‘mempromosikan’ dirinya atau malu ‘mencari’ di wadah-wadah yang memang dibuat untuk mencari jodoh.
  8. Terlalu mengimani quotes motivasi. Saya pernah baca dan disampaikan kalimat seperti ini: “Jangan mengejar yang sudah Tuhan berikan. Tunggu saja.” Nah itu bagus quotesnya, biar yang ada di otak orang tuh gak cuman pacaran, pacaran, pacaran, nikah, nikah, nikah. Karena tentu saja hidup lebih dari sekedar kedua hal itu. Tapi kalau terlalu diamini sampai ekstrim, wkwk jadinya nunggu aja gak ngapa-ngapain. Kalau ada 2 orang yang harusnya jodoh terus sama-sama nunggu, lah yang gerak siapa? Masa tiba-tiba jadian terus nikah wkwkwk. Jadi ya bener gak usah addict banget cari jodoh, sabar aja tapi ya jangan maunya nunggu juga. Kalau kira-kira melihat ada kesempatan, jemput kesempatannya.
  9. Belum bahagia. Ketika seseorang belum bahagia, dia bakal mencari gimana caranya supaya bahagia. Akhirnya dia menempatkan atau mencoba mengandalkan pasangannya untuk memberikannya kebahagiaan. Padahal gak bagus untuk mengandalkan kebahagiaan dari orang lain. Kamu pasti bakal kecewa.
  10. Berada dalam zona nyaman. Misalnya sudah nyaman bersama orang tua yang selalu bersama dan mengurus kamu. Atau sudah nyaman bersama teman-teman sesama jomblo yang tidak kepikiran untuk membuka dirinya dalam rangka mencari jodoh. Jadinya sudah bahagia dengan zona itu dan gak mikir pacar-pacaran.

KONSULTASI SILAHKAN HUBUNGI KAMI


Lihat Juga Kumpulan Ajian Ampuh :