Batu Cincin Kalimaya Black Opal Yang Wajib Dikoleksi

Cara Merendam Batu Black Opal Untuk Mengeluarkan Warna JarongBlack opal adalah salah satu jenis dari Batu cincin kalimaya yang memiliki warna berbeda yaitu lebih hitam. Namun corak pelangi yang dimiliki masih terlihat kerlap kerlipnya. tingkat kekerasan dari batu jenis ini lebih keras dibandingkan sejenisnya, karena itulah banyak yang percaya memiliki energi atau tuah untuk perlindungan dari kesialan.

Warna pelangi pada Batu cincin kalimaya black opal itu biasa disebut dengan Jarong. Dan masyarakat percaya jika semakin terang atau warna Jarong dari batu kalimaya tersebut bisa memiliki tuah yang kuat dan tinggi. Sehingga ada berbagai ritual sederhana yang dilakukan agar warna Jarong muncul menggunakan minyak zaitun. Para pecinta batu mulia sudah barang tentu mengetahui teknik ini.

Warna alami dari batu cincin kalimaya black opal ini akan terpancar dengan indah jika terkenan cahaya matahari. Pendar cahaya warna warni tersebut diyakini mampu menolak bala dan mendatangkan keberuntungan bagi pemakainya. Dan lebih hebatnya lagi bisa menangkis pengaruh ghaib seperti santet, pelet, dan penyakit kiriman lainnya.

Untuk sekarang ini Batu cincin kalimaya black opal bisa anda temui di Banten karena disana adalah tempat penghasil batu kalimaya paling berkualitas di Indonesia. Dan proses alami untuk menjadikan batu kalimaya itu menjadi jarong cukup lama. Perlu latihan dan ritual khusus yang menjadikan tuahnya bisa sangat kuat untuk bisa dirasakan seseorang.

Dan apabila anda pemilik batu cincin kalimaya black opal bisa menggunakan cara atau tips berikut ini:

  1. Masukkan batu kalimaya black opal anda kedalam wadah tertutup seperti botol, toples bekas selai atau gelas yang meiliki penutup.
  2. Masukkan air hujan/air kela[a yang sudah ditampung kedalam wadah yang berisi batu kalimaya black opal tersebut hingga terendam semua
  3. Lalu tutup wadah tersebut hingga rapat.
  4. Jemur batu kalimaya black opal beserta wadah berisi air hujan tersebut dibawah matahari terik antara jam 12 sampai jam 2 siang atau kurang lebih selama 2 jam.
  5. Setelah dijemur selama 2 jam angkat kembali wadah dan batu kalimaya tersebut dan disimpan di tempat bersuhu kamar yang tidak ada cahaya langsung baik lampu atau matahari, misalnya di dalam lemari atau dikolong tempat tidur.
  6. Seminggu sekali batu kalimaya black opal diambil dari wadah rendaman air hujan di lap dengan kain kering dan bersih dan digosok dengan menggunakan serbuk intan atau amplas yang sangat halus atau kulit dompet bila batu belum menampakkan kembang jarong.
  7. Lakukan proses menjemur dan menyimpan ditempat gelap setiap hari, dan setiap seminggu sekali digosok dengan bubuk intan sambil dilihat apakah sudah ada perubahan pada batu kalimaya black opal tersebut.
  8. Biasanya perubahan akan mulai tampak bila proses percepatan ini telah dilakukan selama 3 bulan.
  9. Bila perlu tambahkan waktu menjemur menjadi 3 jam dimulai pukul 11 sampai pukul 2 siang.

KONSULTASI SILAHKAN HUBUNGI KAMI


Lihat Juga Kumpulan Ajian Ampuh :