Melihat Aura Benda Bertuah (Jimat)

Melihat Aura Benda BertuahSetiap benda bertuah yang benar benar asli memiliki kekuatan, anda akan merasakan perbedaannya dengan benda-benda biasa yang tidak memiliki apa-apa. Hal ini bisa dibuktikan secara ilmiah dengan menggunakan teknik foto aura, yaitu melihat aura benda bertuah itu sendiri. Pastinya akan memiliki warna dan bentuk yang berbeda-beda tergantung dari kekuataan yang terkandung dalam benda bertuah itu.

Sebetulnya pemanfaatan benda-benda seperti kayu, batu dan jimat lainnya yang diyakini memiliki kekuatan (Bertuah) sudah dilakukan orang-orang terdahulu sebagai sarana beraktivitas di bidang metafisika. Sebagai contoh, sebuah mustika pengasihan yang digunakan untuk mengatasi masalah cinta dan asmara. Atau kayu setigi digunakan untuk menyedot bisa ular dan hewan berbisa. Bahkan, berdasarkan tradisi di daerah pesisir utara Jawa, dalam membangun rumah, di bagian atas (kaso atau aeng) harus ada kayu walikukun, salam, dan sliwah. Walikukun untuk sarana merukunkan, salam berarti untuk keselamatan, dan sliwah untuk menangkal bahaya.

Ada juga kayu yang digunakan untuk kejahatan, yang terkenal adalah kayu jati bambang. Kayu ini berbentuk tonggak. Hanya orang-orang tertentu yang dapat mengambil dan memanfaatkannya. Kayu ini memiliki karakter mencelakai. Seseorang yang sedang bermasalah banyak yang mencari kayu ini, kemudian menyelipkan di rumah musuhnya. Konon katanya seisi rumah akan terkena penyakit, seperti diare, asma, dan lainnya.

Melihat Aura Benda Bertuah

Dari inilah anda akan mengetahui aura dari beberapa benda bertuah yang memiliki khasiat untuk beberapa macam masalah. Silahkan simak beberapa aura benda bertuah ini.

SETIGI: Membuat aura oranye dan merah lebih menguat. Energi dominan di bagian kepala, kayu tersebut meningkatkan spirit. Dalam kepercayaan lama, setigi berfungsi untuk menangkal racun, menyingkirkan ular, kekebalan, meningkatkan kharisma dan wibawa, penguat tulang. Karakternya lebih ke power.

DEWADARU: Membuat aura hijau lebih dominan. Energi dominan di hati atau kalbu. Dewadaru membuatenergi biru berpendar dalam aura dan menimbulkan aura kesejukan dan kedamaian. Dalam kepercayaan lama, kayu dewadaru diyakini mampu membentuk “radius sejuk”. Kayu jenis ini termasuk kayu yang disarankan untuk dijadikan bagian dari bangunan rumah. Menurut hasil foto aura, dewadaru lebih kuat ke peace.

KALIMASADA: Membuat warna biru dan ungu muncul di aura seperti warna orang yang sedang berzikir, meditasi. Warna aura tersebut menunjukkan adanya peningkatan energi spiritual. Berdasarkan keyakinan lama, kayu kalimasada memiliki karakter penglaris usaha dagangan, mempermudah rezeki, mempermudah semua persoalan, dan juga bagus untuk mereka yang masuk dalam tahap kasepuhan.

NAGASARI: Membuat aura dominan merah cerah. Warna ini memiliki karakter untuk hal yang sifatnya power,  seks, will power/ego, dan happy goer. Menurut kepercayaan lama, kayu nagasari berfungsi untuk meningkatkan karisma (disebut juga kayu pelet), untuk keselamatan dalam berkendaraan, dan penangkal petir. Oleh karena itu, kayu ini juga sering digunakan sebagai tiang paling atas di tiang layar kapal.

Demikianlah pembahasan mengenai melihat aura benda bertuah, memang sebuah benda yang keramat memiliki sebuah kekuatan (khodam).

Baca juga: Ilmu ajian jaran goyang siap pakai tanpa syarat

KONSULTASI SILAHKAN HUBUNGI KAMI


Lihat Juga Kumpulan Ajian Ampuh :